Feed on
Posts
comments

Tips Menjadi Fasilitator

1. Ada tiga hal yang harus diketahui fasilitator mengenai materi pembelajaran:
a. Must to Know, artinya setiap peserta belajar HARUS mengetahui materi ini.
b. Nice to Know, artinya setiap peserta belajar BAGUS mengetahui materi ini.
c. GOOD to Know, artinya setiap peserta belajar BAIK jika mengetaui materi ini.

jadi artinya tidak semua materi harus diberikan, kita harus memilah mana yang Must, Nice dan Good to Know.

2. Ketika menjadi Fasilitator Pengamat, pastikan setiap peserta melakukan tugasnya secara aktif. Berbaurlah dengan peserta/rapport, dan jangan lupa untuk mengingat/mengambil data apa yang sedang terjadi.

3. Ketika pelatihan berlangsung,
a. ingat ketiga hal mengenai bobot materi yang harus diberikan.
b. sapu rata pandangan mata kepada peserta.
c. masukkan cerita-cerita inspirasi, lebih baik yang true story.
d. jangan terlalu fokus pada power point, ppt yg mengikuti kita. sehingga kita sebelumnya harus menghafalkan urut-urutan power point. kita juga sebaiknya jarang menghadap ke layar ppt.
e. kaitkan materi dengan kehidupan/kondisi peserta.
f. lakukan try out
g. buat kontinum setiap awal pertemuan.

Ok, semoga bisa membantu kita dalam menjadi fasilitator yang lebih baik. Sukses bagi kita semua!

Perkenalan

hello..
maaf sebenarnya saya blum mahir ngeblog. blum lincah kreasi ini itu dan cara nge-post something.
well… my name is Maria Agustina Tobing.
Lahir di kota Malang, besar di kota Malang, Batu, dan kini Salatiga. Saat ini saya tinggal di Perumsat Jl. Ki Penjawi no 7, Salatiga. e-mail: m_tob@yahoo.com

ttl: Malang, 8 Agustus 1984
Pekerjaan: Dosen Fakultas Psikologi UKSW dan mahasiswa PPs Sains Psikologi UKSW.

Hobi: browsing, baca, nyanyi, nari, nonton film, berenang di tempat dangkal, pergi jalan-jalan, main ma anak anjing.

Hope: professorship
God bless…

Maestro is an expert or master musician: an expert in an art or skill, especially an accomplished musician, conductor, or composer.

Maestro adalah seorang ahli atau pakar musik: seorang ahli dalam seni maupun keterampilan, khususnya pemusik handal, konduktor, atau komposer. Seorang maestro memiliki kemampuan yang luar biasa dalam memberikan arahan musik pada waktu dan tempat yang tepat, pada intonasi dan kapasitas yang tepat. Salah waktu, maka musik tidak berjalan indah/harmonis dan dapat menimbulkan kekacauan pada permainan musik selanjutnya. Konsep ini merupakan gambaran bagaimana hidup kita saya umpamakan seperti sebuah permainan orchestra musik akbar yang begitu luar biasa indah, dimana Tuhan sebagai Sang Maestro.
Tulisan ini bermula dari rasa penasaranku terhadap perilaku seseorang. Setelah kupelajari, orang tua menjadi faktor dominan. Lalu aku berpikir, bagaimana kalau ternyata aku yang menjadi temanku, dan orang tuanya menjadi orang tuaku. Dapatkah aku memilih orang untuk menjadi orang tuaku? Sekali-kali tidak. Lalu Tuhan yang memberikannya, ini adalah sesuatu yang tidak dapat diubah. Kalau saya menyalahkan seseorang, melihatnya berbuat begitu karena orang tuanya, bukankah sama halnya saya menyalahkan Tuhan? Kalau saya tidak suka dengan seseorang karena orang tuanya, bukankah saya sedang tidak menyukai Tuhan? Kalau saya benci pada seseorang karena orang tuanya, bukanlah saya sedang membenci Tuhan? Mengapa? Karena Tuhanlah yang menempatkan dia sebagai anak dari orang tuanya.
Rasa penasaranku yang kedua adalah pada malam ini saat aku telah siap berangkat persekutuan pemuda dengan pacarku, namun tanpa komunikasi, dia pergi sendiri, tidak menjemputku. Hanya karena dia tugas dan sudah terlambat, jadi tidak menjemput. Memang, aku bukan anggota dari gerejanya, hanya saja tiap selasa malam aku biasa ikut persekutuan pemudanya. Malam ini, karena tidak jadi berangkat persekutuan, ada dua kejadian yang aku sangat bersyukur mengalaminya. Seandainya aku berangkat, mungkin tidak akan terjadi momen yang tepat seperti ini. Ini di luar kuasaku, artinya aku bukan secara sengaja tidak berangkat karena malas atau alasan lain yang negative. Kejadian yang pertama adalah teman kostku datang ke kamar untuk minta masker wajah sambil berkata, “Tumben kak, sore ini ada di kost, biasanya pergi!” Lalu kami sambil ngobrol, dan aku menceritakan padanya pengalaman pertamaku mengenai kita tidak dapat memilih orang tua di dunia ini. Entah bagaimana, dia bercerita panjang lebar mengenai kehidupannya dalam keluarga dan juga pacarnya. Tentang bagaimana dari kecil hingga sekarang kedua orangtuanya hidup dalam pertengkaran dan teman kostku menjadi tempat curhat,dan temanku menjadi stress. Sampai sekarang dia mengancam orang tuanya, jika sampai bercerai, maka temanku tidak akan melanjutkan sekolah/kuliah. Setelah mendengar ceritanya dan juga tentang pacarnya, mataku makin terbuka mengenai hidup. Aku salut dengan temanku, dia begitu tegar. Tapi, buanyak orang dalam dunia ini yang memiliki masalah, mungkin malah lebih parah dari masalah temanku itu dan mencari penyelesaian secara negatif.
Kejadian kedua adalah malam ini aku mendapat pencerahan mengenai masalah yang ada di lingkungan tempat tinggalku. Akhirnya aku mendapat penyelesaian masalah yang selama beberapa bulan ini membuatku resah. Dan kejadian yang ketiga, aku tambahkan adalah aku dapat menulis catatan ini, agar dapat menjadi berkat dan manfaat bagi tiap orang yang membacanya. Jadi, maksud daripada tulisanku ini adalah mengajak diriku sendiri dan semua yang membaca tulisanku untuk menyadari hal-hal yang tidak dapat berubah dalam diri kita yaitu orang tua kita dan orang tua orang lain, lalu menyadari hal-hal yang dapat kita rubah yaitu perilaku kita sendiri agar tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain. Hidup bukan bagaimana peristiwa apa yang terjadi, melainkan bagaimana respon kita terhadap setiap peristiwa yang terjadi. Sudahkah kita memberikan respon yang terbaik terhadap keburukan-keburukan di dunia ini? Jangan salahkan Tuhan, tapi bersyukur pada Tuhan. Kita memang bintang dalam kegelapan. Dunia ini gelap, butuh terang, kita hanyalah pemancar terang dan terang yang sesungguhnya adalah Tuhan.
Satu hari kelak, kita akan ada dalam suatu tempat di mana semua orang yang semasa di dunia memiliki ikatan emosional dengan kita (orang tua, kekasih, saudara-saudara, rekan, dsb), akan kita terima dengan kasih yang sama dengan setiap orang. Di situ kita tidak lagi memiliki tanggung jawab terhadap orang lain. Yang penting bukan itu. Keselamatan jiwa bukanlah urusan keluarga, namun urusan tiap pribadi dengan Tuhannya. Artinya, keluarga tidak akan membuat kita selamat di surga. Tapi bagaimana kita hidup dengan keluarga yang di dunia adalah juga menjadi penentu. Jika seseorang memang benar mencintai Tuhan, seharusnya ia juga mencintai keluarganya.
Sobat, “Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati kita. Tetapi kita tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir. Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia.” Tidak ada yang namanya kebetulan di dunia ini. Ingatlah Sang Maestro kita, dialah penentu segala masa dan waktu di dunia. Jika kita relakan Tuhan berbuat sesuka hati-Nya terhadap kita, maka kita akan menjadi sebuah alat musik yang mengalun merdu indah dalam pagelaran orchestra akbar kehidupan. Sebuah alat musik yang terbaik, yang hanya kita yang dapat memainkannya. Kita akan menjadi yang terbaik, jika kita menjadi diri kita sendiri.

Maria A. Tobing
June 16, 2009 – 21.42 pm

BAIK

Semua yang diciptakan oleh TUHAN itu baik. Tapi ternyata ada yang tidak baik.. apa hayooo..? Menurut Kejadian 2:18 dikatakan bahwa “tidak baik jika manusia itu seorang diri saja” ho ho ho..
ahhh..bukan itu sih yang mau aku catet sekarang. hehheehe
mari kita mulai…
begini lho.. nggg.. tadi pagi aku nangis..hiks..hiks..
tapi bukan karena sedih.., tapi karena.. terharu, bangga, senang, bahagia, sukacita, bersyukur…gt dueh..
Akan apa?
Believe me or not, it’s just because I saw the butterflies n I whiffing the air this morning.. (tulisane moga aza bener) :)
Jadi ceritanya pagi tadi i buka jendela kamar trus minum segelas air putih sambil memandang ke luar jendela. Aku sedang melihat kebun dan ada 4 ekor kupu-kupu kecil berwarna putih lagi nari-nari di atas bunga-bunga liar di situ. Angin pagi nerobos masuk lewat jendela sambil memainkan anak rambutku. Wuaowww seger bangets, sejuk seger, tenang, damai… Ajaib Tuhan..ajaib Tuhan..
Pasalnya aku bersyukur banget bisa ngerasain hal ini, aku jarang pagi-pagi minum air putih sambil liat kebun dan hirup udara pagi dkt jendela. Sensasi baru. kalo aku tinggal di rumah lain, mungkin ga bisa kaya gini, kalo aku tinggal di Jakarta, mungkin ga bisa hirup udara seger dan suasana tenang ini, dan kalo-kalo yang laen yg intine Syukurlah!
Nggak sesederhana ini sih, tapi gimana yah nyeritainnya.. beda lah..
seakan aku ada di situasi lain, seakan aku begitu menikmati dan ga mau pergi dari situasi itu. Aku tidak mempedulikan orang lain yang mungkin liat aku berdiri terpaku waktu mereka lalu-lalang di depan pintu kamarku..
Di situ… aku merasa begitu berharga, begitu spesial dan luar biasa.. seperti aku memang diciptakan.

I have a note from Anonymous. This is for every women all over the world… God Bless…

WOMAN

By the time the Lord made woman,
He was into his sixth day of working overtime.
An angel appeared and said,
‘Why are you spending so much time on this one?’
And the Lord answered, ‘Have you seen my spec sheet on her?
She has to be completely washable, but not plastic,
have over 200 movable parts, all replaceable
and able to run on diet coke and leftovers,
have a lap that can hold four children at one time,
have a kiss that can cure anything from a scraped knee to a broken heart
-and she will do everything
with only two hands.’

The angel was astounded at the requirements.
‘Only two hands!? No way!
And that’s just on the standard model?
That’s too much work for one day.
Wait until tomorrow to finish.’

‘But I won’t, ‘ the Lord protested.
‘I am so close to finishing this creation that is so close to my own heart.
She already heals herself when she is sick
AND can work 18 hour days.’

The angel moved closer and touched the woman.
‘But you have made her so soft, Lord.’

‘She is soft,’ the Lord agreed,
‘but I have also made her tough.
You have no idea what she can endure or accomplish.’

‘Will she be able to think?’, asked the angel.

The Lord replied,
‘Not only will she be able to think,
she will be able to reason and negotiate.’

The angel then noticed something,
and reaching out, touched the woman’s cheek.
‘Oops, it looks like you have a leak in this model.
I told you that you were trying to put too much into this one.’

‘That’s not a leak,’
the Lord corrected,
‘that’s a tear!’
‘What’s the tear for?’ the angel asked.

The Lord said, ‘The tear is her way of expressing her joy,
her sorrow, her pain, her disappointment, her love,
her loneliness, her grief and her pride.’
The angel was impressed .
‘You are a genius, Lord.
You thought of everything!
Woman is truly amazing.’

And she is!
Women have strengths that amaze men.
They bear hardships and they carry burdens,
but they hold happiness,
love and joy.
They smile when they want to scream.
They sing when they want to cry.
They cry when they are happy
and laugh when they are nervous.
They fight for what they believe in.
They stand up to injustice.
They don’t take ‘no’ for an answer
when they believe there is a better solution.
They go without so their family can have.
They go to the doctor with a frightened friend.
They love unconditionally.
They cry when their children excel
and cheer when their friends get awards.
They are happy when they hear about
a birth or a wedding.
Their hearts break when a friend dies.
They grieve at the loss of a family member,
yet they are strong when they think there is no strength left.
They know that a hug and a kiss
can heal a broken heart.
Women come in all shapes, sizes and colors.
They’ll drive, fly, walk, run or e-mail you
to show how much they care about you.
The heart of a woman is what makes the world keep turning.
They bring joy, hope and love.
They have compassion and ideals.
They give moral support to their family and friends.
Women have vital things to say and everything to give

HOWEVER, IF THERE IS ONE TINY FLAW IN WOMEN,

IT IS THAT THEY OFTEN FORGET THEIR WORTH.

We are God’s Bride
my lovely,dearest, n extraordinary mom

The Power of Untruth (Juarez, Mexico)

Apakah Anda percaya pada kebenaran? Apakah kebenaran itu ada?
Kebenaran dapat kita peroleh jika kita memiliki banyak uang atau kekuasaan, maka jadilah kita benar (pada satu sisi). Di sisi yang lain, kita salah/bersalah, karena memang itulah kita, namun kita dibenarkan. Dua sisi yang berbeda, yang tak kan pernah dapat bersatu. Jika kebenaran menguasai, maka tak kan ada kesalahan. Jika kesalahan menguasai, maka tak kan ada kebenaran. Masalahnya adalah mereka saling membenci. Si Salah suangattt buennciiii ama si Benar, dan Si Benar suanggaattt pol benciiiiii ama Si Salah. Mereka saling baku hantam untuk membuat lawannya jatuh, hancur, dan menghilang dari muka bumi ini.

Ngomong-ngomong tentang muka bumi, yang bisa liat ya cuma indra penglihatan, yang bisa tahu informasi di muka bumi ini juga adalah panca indra kita. Kalo dikumpulkan dan dikalkulasi, jumlah berita apa yang benar dan apa yang salah, seharusnya benar dan seharusnya salah.. ck..ck.. ck.. ngga fear.. si Benar kalah. Bukti: Bordertown, Juarez, salah satu kota di Meksiko. Jumlah perempuan muda yang telah meninggal akibat dibunuh berkisar 5.000 lebih perempuan. Rata-rata mereka adalah pekerja di pabrik-pabrik besar di Juarez dengan gaji yang sangat minim. Itupun untuk membayar sewa rumah dan makan. Itu saja. Tidak ada yang dapat dilakukan oleh “apapun” kepada pihak siapa yang seharusnya berwenang. Tetangga? Polisi? Pekerja sosial? Serikat buruh? Perusahaan? Pemerintah? Negara? They do nothing! Because of what? Semuanya karena uang. Uang untuk tutup mulut, uang untuk kenikmatan, uang untuk kebahagiaan, uang untuk kerjasama antar Negara, uang untuk kemuliaan dan kejayaan.

Kerugian terbesar diderita oleh si miskin yang tidak memiliki baik harta maupun daya. Diperdaya, dimanfaatkan, dieksploitasi, dibunuh… untuk uang. Uang melambangkan kekayaan, kemuliaan dan kehormatan, kejayaan, dan kebesaran. Hmm..terdengar klise. Menginginkan sesuatu yang paling dahsyat di seantero dunia. Jadi ingat Firaun, menara Babel, jadi ingat Lucifer. Ough..
Panca indra ini harus dikasi saringan 7 lapis dari emas, perisai made of diamonds, pelindung dari mutiara Jepang. Supaya apa? Ya supaya tau mana yang benar dan menyerap informasi yang benar aja sehingga berlaku benar. Wahh..ga mungkin donkkk..mana mungkin.. yang ada adalah harus nambahin satu indra lagi, indra ke-enam. Hihihihi. Banyak orang berlomba-lomba menafsirkan indra ke-enam. Ada yang bilang, orang jenius itu punya indra ke-enam, orang yang bisa liat setan dan antek-anteknya, trus para normal en dukun juga punya, trus orang indigo juga punya.

Ahh.. sudah ah bertele-telenya. Ini nih, ‘indra ke-enamnya’. Repot amat nerjemahin ‘kebenaran’. This is what I believe in whole of my life. This is the truth of the truth. Ga peduli dunia ini rasio kebenaran vs kesalahan 1: 1.000.000.000 atau berapapun, karena yang tahu cuma panca indra, dan panca indra menurut teori Perhatian dalam Psikologi Kognitif very very very limited in absorbing information.
1. 2 Samuel 7:28a “Oleh sebab itu, ya Tuhan Allah, Engkaulah Allah dan segala firman-Mulah kebenaran;”
2. Yohanes 8:31-32 “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”
3. Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

Secara fisik, Yesus yang adalah kebenaran, tidak ada bersama kita di dunia, namun inilah yang luar biasa: Yohanes 14:15-17 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.”
See? Lihat? Jelas bahwa dunia tidak melihat Dia. Dunia secara panca indra, manusia ga bisa lihat kebenaran dari mata saja, telinga, atau indra yang lain. Bagaimana manusia dapat mengenal jika manusia tidak melihat? Aturannya adalah sensory register dahulu, baru pattern recognition (Psi.Kognitif). Pada akhirnya, tidak dapat diterima oleh dunia. Formatnya beda, gak compatible, belum ada akses. Lha fungsi dari Roh Kebenaran itu di dunia ini sekarang adalah akses agar kita dapat menjadi benar oleh karena kebenaran sejati, bukan dari uang atau kekuasaan.

Baca Yohanes 14:26 “tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.” Ibrani 10:38 “Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.” Ibrani 11:6 “Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.”
2 Korintus 5:21 “Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.”
Galatia 2:16 “Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorangpun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat”.
Yakobus 2:24 “Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.”
Matius 13:49-50 kata Yesus: “Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar, lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat retapan dan kertakan gigi.”
1 Petrus 3:12 “Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.”

Pejuang-pejuang kebenaran, mari memperjuangkan kebenaran. Allah di pihak kita, siapakah lawan kita? Tutup panca indra, dan buka mata rohani agar dapat melihat kebenaran yang sesungguhnya hingga kita dapatkan Mahkota Kebenaran, kehidupan kekal selama-lamanya. (tapi bukan karena mahkotanya, melainkan karena hidup kita memang diciptakan untuk hidup dalam kebenaran. Aminn!!)

Thursday, August 27, 2009
02.20 am
Maria A. Tobing

By: Maria A. Tobing – November 10, 2009 07.30 pm

Hari ini adalah hari ulang tahun Sesame Street. Apa itu Sesame Street? Ok, saya akan beritahu dari situs http://id.wikipedia.org/wiki/Sesame_Street sebagai berikut:

“Sesame Street adalah sebuah acara pendidikan anak-anak yang berasal dari Amerika Serikat untuk anak-anak pra-sekolah dan merupakan perintis standar televisi edukasi kontemporer yang menggabungkan pendidikan dan hiburan (edutainment). Sesame Street terkenal dengan karakter-karakter Muppet, yang dibuat oleh Jim Henson, seorang pemain boneka (puppet). Terdapat lebih dari 4.134 episode yang telah diproduksi selama 37 musim. Musim pertama penayangannya berjumlah 130 episode, tapi musim ke-36 hanya sebanyak 25 episode. Dengan jumlah episode sebanyak itu, Sesame Street merupakan salah satu serial acara televisi yang paling lama tayang sepanjang sejarah pertelevisian.
Sesame Street diproduksi di Amerika Serikat oleh sebuah organisasi non-profit Sesame Workshop, sebelumnya bernama Children’s Television Workshop (CTW), yang didirikan oleh Joan Ganz Cooney dan Ralph Rogers. Tayangan perdana acara ini disiarkan pada 10 November 1969, di saluran National Educational Television, dan kemudian dipindahkan ke Public Broadcasting Service.
Karena acara ini memberikan pengaruh yang sangat positif, Sesame Street menjadi salah satu tayangan pendidikan yang paling dihormati di dunia.[1] Tidak ada serial televisi lain yang mampu menandingi kesuksesan dan pengakuan internasionalnya. Serial originalnya sudah ditayangkan di 120 negara,[2] dan lebih dari 30 versi internasional yang sudah diproduksi, tidak termasuk versi sulih suara. Di Indonesia, Sesame Street pernah ditayangkan oleh stasiun televisi TVRI yaitu “Jalan Sesama” pada awal dekade 1974 sampai 1990 dan di RCTI dan SCTV pada awal dekade 1990-an. Selain itu, juga telah dibuat Sesame Street versi Indonesia yang dinamai “Jalan Sesama” versi remake. Acara tersebut ditayangkan di Trans7 mulai 18 Februari 2008.
Serial-serial ini telah memperoleh 109 Emmy Awards, lebih banyak daripada serial televisi lainnya.[2] Sekitar 75 juta orang Amerika pernah menyaksikan serial ini ketika mereka masih anak-anak;[3] jutaan lainnya juga telah menonton serial ini, termasuk orang tuanya.
Referensi:
1. ^ Karen Barss et al., “Enhancing Education: A Children’s Producer’s Guide: Sesame Street: Case Study”, Corporation for Public Broadcasting (diakses pada tanggal June 29 2005)
2. ^ a b Sesame Workshop: Sesame Street Season 37 Press Kit
3. ^ Michael Jay Friedman, Washington Berkas: Honored children’s show popular throughout the world, 8 April 2006.”

Aku ingat suatu hari waktu aku masih SD di rumah gang Garasi, kota Batu. Siang itu ketika aku sedang asik bermain di dapur, aku mendengar suara mama memanggilku dari ruang keluarga,”Maarr.. Mariaaa… sini lho liat film bagus.. tu liat itu, bagus… ayo kamu belajar.. Ini Sesame Street..!” Lalu aku berlari keluar dapur dengan semangat karena mama promosinya juga semangat. Yah.. aku nonton sampai selesai dengan mama di sampingku. Thanx mom.. ur the best. U know what I need, U know the best for me. Sampai I tumbuh gedhe gini. Gedhe banget, umm..maksutnya radha endut gene.

The point is, children learn what they live. Seperti yang ditulis oleh Amanda Cater, “If a child lives with encouragement, he learns to be confidence. If a child lives with acceptance and friendship, he learns to find love in the world.” My dearest Mom, Elizabeth Cadalig Digay – Tobing, memberikan this kind of world to me. She taught me a lot how to live in here, how to learn something, how to do something. How to open our hearts and minds to new things that make us better.

Mama lagi ngapain waktu itu?

“Secara harfiah pedagogi berarti seni dan pengetahuan mengajar anak. Karena itu, pedagogi berarti seni atau pengetahuan mengajar anak maka apabila memakai istilah pedagogi untuk orang dewasa jelas kurang tepat, karena mengandung makna yang bertentangan. Menurut Kartini Kartono (1997), bahwa pedagogi (lebih baik disebut sebagai androgogi, yaitu ilmu menuntun/mendidik manusia; aner, andros = manusia; agoo= menuntun, mendidik) adalah ilmu membentuk manusia; yaitu membentuk kepribadian seutuhnya, agar ia mampu mandiri di tengah lingkungan sosialnya.”

Yap, mama sedang melaksanakan prinsip dalam pedagogi. I’m proud of my mom. She wanted me to be smart, eager to learn, and grow well. That’s why, she chose the program Sesame Street for me. The best TV program for kids at that time.

40 tahun sudah Sesame Street memberikan sumbangan positif bagi dunia. Saya sangat menghargai upaya setiap pribadi yang berjuang memberi warna apik, norma universal, agar setiap sesama dapat berjalan bersama-sama di dunia ini, mencapai tujuan hidup mereka masing-masing.

I pray that God bless all who are working at Sesame Street’s big firms, the messages conveyed Sesame Street will teach every child to live in peace, patience, confidence and good things. Dan juga setiap ibu rumah tangga agar memahami pendidikan sehingga memberikan stimulan yang tepat bagi anak-anak mereka bertumbuh dan berkembang (cth: bukan sinetron) Amen.

By: Maria A. Tobing – November 10, 2009 07.30 pm

Hari ini adalah hari ulang tahun Sesame Street. Apa itu Sesame Street? Ok, saya akan beritahu dari situs http://id.wikipedia.org/wiki/Sesame_Street sebagai berikut:

“Sesame Street adalah sebuah acara pendidikan anak-anak yang berasal dari Amerika Serikat untuk anak-anak pra-sekolah dan merupakan perintis standar televisi edukasi kontemporer yang menggabungkan pendidikan dan hiburan (edutainment). Sesame Street terkenal dengan karakter-karakter Muppet, yang dibuat oleh Jim Henson, seorang pemain boneka (puppet). Terdapat lebih dari 4.134 episode yang telah diproduksi selama 37 musim. Musim pertama penayangannya berjumlah 130 episode, tapi musim ke-36 hanya sebanyak 25 episode. Dengan jumlah episode sebanyak itu, Sesame Street merupakan salah satu serial acara televisi yang paling lama tayang sepanjang sejarah pertelevisian.
Sesame Street diproduksi di Amerika Serikat oleh sebuah organisasi non-profit Sesame Workshop, sebelumnya bernama Children’s Television Workshop (CTW), yang didirikan oleh Joan Ganz Cooney dan Ralph Rogers. Tayangan perdana acara ini disiarkan pada 10 November 1969, di saluran National Educational Television, dan kemudian dipindahkan ke Public Broadcasting Service.
Karena acara ini memberikan pengaruh yang sangat positif, Sesame Street menjadi salah satu tayangan pendidikan yang paling dihormati di dunia.[1] Tidak ada serial televisi lain yang mampu menandingi kesuksesan dan pengakuan internasionalnya. Serial originalnya sudah ditayangkan di 120 negara,[2] dan lebih dari 30 versi internasional yang sudah diproduksi, tidak termasuk versi sulih suara. Di Indonesia, Sesame Street pernah ditayangkan oleh stasiun televisi TVRI yaitu “Jalan Sesama” pada awal dekade 1974 sampai 1990 dan di RCTI dan SCTV pada awal dekade 1990-an. Selain itu, juga telah dibuat Sesame Street versi Indonesia yang dinamai “Jalan Sesama” versi remake. Acara tersebut ditayangkan di Trans7 mulai 18 Februari 2008.
Serial-serial ini telah memperoleh 109 Emmy Awards, lebih banyak daripada serial televisi lainnya.[2] Sekitar 75 juta orang Amerika pernah menyaksikan serial ini ketika mereka masih anak-anak;[3] jutaan lainnya juga telah menonton serial ini, termasuk orang tuanya.
Referensi:
1. ^ Karen Barss et al., “Enhancing Education: A Children’s Producer’s Guide: Sesame Street: Case Study”, Corporation for Public Broadcasting (diakses pada tanggal June 29 2005)
2. ^ a b Sesame Workshop: Sesame Street Season 37 Press Kit
3. ^ Michael Jay Friedman, Washington Berkas: Honored children’s show popular throughout the world, 8 April 2006.”

Aku ingat suatu hari waktu aku masih SD di rumah gang Garasi, kota Batu. Siang itu ketika aku sedang asik bermain di dapur, aku mendengar suara mama memanggilku dari ruang keluarga,”Maarr.. Mariaaa… sini lho liat film bagus.. tu liat itu, bagus… ayo kamu belajar.. Ini Sesame Street..!” Lalu aku berlari keluar dapur dengan semangat karena mama promosinya juga semangat. Yah.. aku nonton sampai selesai dengan mama di sampingku. Thanx mom.. ur the best. U know what I need, U know the best for me. Sampai I tumbuh gedhe gini. Gedhe banget, umm..maksutnya radha endut gene.

The point is, children learn what they live. Seperti yang ditulis oleh Amanda Cater, “If a child lives with encouragement, he learns to be confidence. If a child lives with acceptance and friendship, he learns to find love in the world.” My dearest Mom, Elizabeth Cadalig Digay – Tobing, memberikan this kind of world to me. She taught me a lot how to live in here, how to learn something, how to do something. How to open our hearts and minds to new things that make us better.

Mama lagi ngapain waktu itu?

“Secara harfiah pedagogi berarti seni dan pengetahuan mengajar anak. Karena itu, pedagogi berarti seni atau pengetahuan mengajar anak maka apabila memakai istilah pedagogi untuk orang dewasa jelas kurang tepat, karena mengandung makna yang bertentangan. Menurut Kartini Kartono (1997), bahwa pedagogi (lebih baik disebut sebagai androgogi, yaitu ilmu menuntun/mendidik manusia; aner, andros = manusia; agoo= menuntun, mendidik) adalah ilmu membentuk manusia; yaitu membentuk kepribadian seutuhnya, agar ia mampu mandiri di tengah lingkungan sosialnya.”

Yap, mama sedang melaksanakan prinsip dalam pedagogi. I’m proud of my mom. She wanted me to be smart, eager to learn, and grow well. That’s why, she chose the program Sesame Street for me. The best TV program for kids at that time.

40 tahun sudah Sesame Street memberikan sumbangan positif bagi dunia. Saya sangat menghargai upaya setiap pribadi yang berjuang memberi warna apik, norma universal, agar setiap sesama dapat berjalan bersama-sama di dunia ini, mencapai tujuan hidup mereka masing-masing.

I pray that God bless all who are working at Sesame Street’s big firms, the messages conveyed Sesame Street will teach every child to live in peace, patience, confidence and good things. Dan juga setiap ibu rumah tangga agar memahami pendidikan sehingga memberikan stimulan yang tepat bagi anak-anak mereka bertumbuh dan berkembang (cth: bukan sinetron) Amen.


Apakah Anda percaya pada kebenaran? Apakah kebenaran itu ada?

Kebenaran dapat kita peroleh jika kita memiliki banyak uang atau kekuasaan, maka jadilah kita benar (pada satu sisi). Di sisi yang lain, kita salah/bersalah, karena memang itulah kita, namun kita dibenarkan. Dua sisi yang berbeda, yang tak kan pernah dapat bersatu. Jika kebenaran menguasai, maka tak kan ada kesalahan. Jika kesalahan menguasai, maka tak kan ada kebenaran. Masalahnya adalah mereka saling membenci. Si Salah suangattt buennciiii ama si Benar, dan Si Benar suanggaattt pol benciiiiii ama Si Salah. Mereka saling baku hantam untuk membuat lawannya jatuh, hancur, dan menghilang dari muka bumi ini.

Ngomong-ngomong tentang muka bumi, yang bisa liat ya cuma indra penglihatan, yang bisa tahu informasi di muka bumi ini juga adalah panca indra kita. Kalo dikumpulkan dan dikalkulasi, jumlah berita apa yang benar dan apa yang salah, seharusnya benar dan seharusnya salah.. ck..ck.. ck.. ngga fear.. si Benar kalah. Bukti: Bordertown, Juarez, salah satu kota di Meksiko. Jumlah perempuan muda yang telah meninggal akibat dibunuh berkisar 5.000 lebih perempuan. Rata-rata mereka adalah pekerja di pabrik-pabrik besar di Juarez dengan gaji yang sangat minim. Itupun untuk membayar sewa rumah dan makan. Itu saja. Tidak ada yang dapat dilakukan oleh “apapun” kepada pihak siapa yang seharusnya berwenang. Tetangga? Polisi? Pekerja sosial? Serikat buruh? Perusahaan? Pemerintah? Negara? They do nothing! Because of what? Semuanya karena uang. Uang untuk tutup mulut, uang untuk kenikmatan, uang untuk kebahagiaan, uang untuk kerjasama antar Negara, uang untuk kemuliaan dan kejayaan.

Kerugian terbesar diderita oleh si miskin yang tidak memiliki baik harta maupun daya. Diperdaya, dimanfaatkan, dieksploitasi, dibunuh… untuk uang. Uang melambangkan kekayaan, kemuliaan dan kehormatan, kejayaan, dan kebesaran. Hmm..terdengar klise. Menginginkan sesuatu yang paling dahsyat di seantero dunia. Jadi ingat Firaun, menara Babel, jadi ingat Lucifer. Ough..

Panca indra ini harus dikasi saringan 7 lapis dari emas, perisai made of diamonds, pelindung dari mutiara Jepang. Supaya apa? Ya supaya tau mana yang benar dan menyerap informasi yang benar aja sehingga berlaku benar. Wahh..ga mungkin donkkk..mana mungkin.. yang ada adalah harus nambahin satu indra lagi, indra ke-enam. Hihihihi. Banyak orang berlomba-lomba menafsirkan indra ke-enam. Ada yang bilang, orang jenius itu punya indra ke-enam, orang yang bisa liat setan dan antek-anteknya, trus para normal en dukun juga punya, trus orang indigo juga punya.

Ahh.. sudah ah bertele-telenya. Ini nih, ‘indra ke-enamnya’. Repot amat nerjemahin ‘kebenaran’. This is what I believe in whole of my life. This is the truth of the truth. Ga peduli dunia ini rasio kebenaran vs kesalahan 1: 1.000.000.000 atau berapapun, karena yang tahu cuma panca indra, dan panca indra menurut teori Perhatian dalam Psikologi Kognitif à very very very limited in absorbing information.

  1. 2 Samuel 7:28a à “Oleh sebab itu, ya Tuhan Allah, Engkaulah Allah dan segala firman-Mulah kebenaran;”
  2. Yohanes 8:31-32 à “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.
  3. Yohanes 14:6 àKata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

Secara fisik, Yesus yang adalah kebenaran, tidak ada bersama kita di dunia, namun inilah yang luar biasa: Yohanes 14:15-17 à “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.”

See? Lihat? Jelas bahwa dunia tidak melihat Dia. Dunia secara panca indra, manusia ga bisa lihat kebenaran dari mata saja, telinga, atau indra yang lain. Bagaimana manusia dapat mengenal jika manusia tidak melihat? Aturannya adalah sensory register dahulu, baru pattern recognition (Psi.Kognitif). Pada akhirnya, tidak dapat diterima oleh dunia. Formatnya beda, gak compatible, belum ada akses. Lha fungsi dari Roh Kebenaran itu di dunia ini sekarang adalah akses agar kita dapat menjadi benar oleh karena kebenaran sejati, bukan dari uang atau kekuasaan.

Baca àYohanes 14:26 à “tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.” Ibrani 10:38 à “Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.” Ibrani 11:6 à “Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.

2 Korintus 5:21 à “Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.”

Galatia 2:16 à “Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorangpun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat”.

Yakobus 2:24 à “Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.”

Matius 13:49-50 àkata Yesus: “Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar, lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat retapan dan kertakan gigi.

1 Petrus 3:12 à “Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.”

Pejuang-pejuang kebenaran, mari memperjuangkan kebenaran. Allah di pihak kita, siapakah lawan kita? Tutup panca indra, dan buka mata rohani agar dapat melihat kebenaran yang sesungguhnya hingga kita dapatkan Mahkota Kebenaran, kehidupan kekal selama-lamanya. (tapi bukan karena mahkotanya, melainkan karena hidup kita memang diciptakan untuk hidup dalam kebenaran. Aminn!!)

MAria A. Tobing

02.20

Aug 27, 2009

Older Posts »