MENJADI AGEN PERUBAHAN
II Korintus 3: 1-18
Maria A. Tobing
Sebagaimana diberitakan Christian Today, tahun lalu survey ARG menyatakan bahwa 95 persen dari kaum muda Kristen AS yang berusia 20-29 tahun rutin menghadiri gereja di usia sekolah dasar hingga menengah pertama. Kemudian, hanya 55 persen kaum muda Kristen yang tetap menghadiri gereja saat duduk di bangku sekolah menengah atas. Dan saat mereka melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, hanya 11 persen yang masih menghadiri gereja. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa 40 persen kaum muda Kristen yang hengkang dari gereja, mengaku bahwa mereka pergi karena meragukan kebenaran Alkitab saat duduk di bangku sekolah menengah pertama. Sedangkan 43,7 persen di antaranya mengatakan bahwa mereka tidak lagi memercayai kebenaran Alkitab saat duduk di bangku sekolah menengah atas.
Sesuai dengan nubuatan di dalam Firman Tuhan bahwa pada hari-hari terakhir menjelang kedatangan Tuhan yang kedua kali, kejahatan di dunia akan makin merajalela, (2Tim 3:13)orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan; (Ef 5:16) dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Kehidupan rohani kaum muda Kristen telah terkikis oleh budaya kedagingan yang dapat kita lihat dengan jelas pada masa-masa ini. (Galatia 5:19-21) perbuatan-perbuatan daging telah nyata: menuju kematian, tujuan Iblis.
1. Percabulan adalah penggambaran tingkah laku secara erotis dengan foto, gambar, suara, grafis atau tulisan yang membangkitkan nafsu birahi.
2. Kecemaran adalah perbuatan yang membuat kita menjauh dari Allah, memisahkan, membuat kita tidak layak, kotor, berdosa.
3. Hawa nafsu adalah kesiapan untuk setiap kesenangan.
4. Penyembahan berhala pemujaan terhadap ilah-ilah buatan tangan manusia.
5. Sihir adalah penggunaan obat untuk ilmu sihir/hitam.
6. Perseteruan adalah memusuhi sesama manusia.
7. Perselisihan adalah persaingan untuk merebut sesuatu yang berakhir pertengkaran.
8. Iri hati adalah mengingini sesuatu yang bukan milik kita.
9. Amarah adalah marah yang meledak-ledak, meluap tiba-tiba tapi padam tiba-tiba.
10. Kepentingan diri sendiri adalah kedudukan yang diinginkan bukan karena motivasi yang baik melainkan karena pamrih untuk kepentingan diri sendiri.
11. Percideraan adalah seorang diantaranya merasa lebih mampu dari yang lain dan berusaha mengalahkan yang lain dengan berbagai cara.
12. Roh pemecahberbeda pandangan sehingga menjadi tidak saling menyukai.
13. Kedengkian adalah sakit hati melihat kenyataan bahwa orang lain dapat memiliki banyak hal/sesuatu.
14. Kemabukanadalah minum anggur lebih banyak sehingga manusia berperilaku seperti binatang.
15. Pesta pora adalah perilaku menari, tertawa, untuk menunjukkan kesenangannya memuja kemenangan seseorang/kelompok.
Hari ini, Allah Bapa, Sang Pencipta segala sesuatu, mengundang Anda dan saya untuk menjadi agen perubahan dunia sebagai rekan sekerja Allah. Yesus Kristus anak-Nya yang tunggal telah menyelesaikan pekerjaan-Nya di dunia dengan mati dan bangkit dari kematian di kayu salib untuk menebus doa kita. Sekarang giliran Anda dan saya. (Yoh 14:12) “Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu.” Siapkah kita menerima undangan Raja segala raja untuk merebut hidup yang kekal baik untuk diri sendiri maupun semua orang di sekitar kita? Membawa kehidupan kita dari kegelapan menuju terang, dari kedagingan menjadi kehidupan dalam Roh?
Mari kita belajar dalam II Korintus 3: 16-18. Inilah pengalaman rohani anak-anak muda yang diinginkan Tuhan:
1st. Mengarahkan mata hati kita kepada Tuhan. (menyerahkan seluruh hidup, berserah kepada Tuhan)
Hati adalah pusat perasaan emosional, pusat karakter kita. Panahnya mengarah kemana? Kepada diri sendiri? Kepada uang? Jabatan? Keluarga? Pacar? Atau kepada Tuhan? Berserah kepada Tuhan
2nd. Merasakan kehadiran/jamahan Roh Allah dalam kehidupan.
Dipulihkan dari segala luka hati, disucikan dari dosa, dikuduskan dari segala kejahatan, diperbaharui, diselamatkan dari api neraka, diampuni oleh Tuhan, dibebaskan dari perbudakan dosa, kutukan dan kuasa Iblis, dipuaskan hasrat dan kehendak kita, dipenuhi semua kebutuhan kita oleh Tuhan. Menjadi merdeka.
3rd. Mengalami perubahan sikap dan perilaku menuju kehidupan dalam Roh.
Kita makin serupa dengan gambar-Nya. Dalam zaman ini perubahan tersebut bersifat progresif dan belum sempurna. Namun pada saat Kristus datang kembali, kita akan melihat Dia muka dengan muka, dan perubahan kita akan menjadi sempurna.
4th. Mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka tidak berselubung.
Menjadi berkat dan hidup tanpa rasa bersalah. Cermin berfungsi memantulkan gambar, dia bukanlah gambaran itu sendiri. Sama seperti kita, kita memantulkan cahaya kemuliaan Tuhan, bukan kemuliaan kita sendiri. Melalui apa? (I Tim 4:12)perkataan, perilaku, kasih, kesetiaan dan kesucian kita. Kita tidak malu-maluin karena kita hidup di atas rata-rata.
Jadi sekarang marilah kita memenuhi panggilan Tuhan untuk menjadi rekan sekerja-Nya di dalam dunia ini.
Amin.
Salatiga, 29 Mei 2010 12.11 pm
